4 Cara Efektif Mengatasi Cendet Salto

Memiliki burung peliharaan memang menjadi hiburan tersendiri bagi sang pemilik. Apalagi jika ini dijadikan sebagai hobi sehingga semakin menambah semangat mereka dalam melakukan aktivitas. Biasanya, ketika seseorang sudah memiliki hobi tertentu mereka akan berupaya keras melakukan apapun demi hobinya tersebut, begitu pula ketika orang tersebut menaruh hobi dengan memelihara burung. Salah satu daya tarik yang ditunjukkan oleh burung sehingga menarik perhatian seseorang adalah suara kicauannya serta tingkah laku uniknya. Hal ini tak terkecuali terjadi pada burung Cendet. Apakah Anda termasuk penyuka burung satu ini?

Salah satu perilaku yang kerap ditunjukkan oleh burung cendet adalah burung tersebut melakukan salto. Tingkah laku yang satu ini memang kerap ditemukan pada burung kicauan peliharaan yang dikurung dalam sangkar. Hampir semua burung memiliki potensi yang sama untuk melakukan aktivitas salto ini. namun, salah satu jenis burung yang sering melakukan aktivitas ini adalah cendet. Entah sudah menjadi aktivitas favorit atau memang ciri tingkah laku aneh yang dimiliki oleh burung yang satu ini.

Burung cendet memiliki suara yang sangat kencang dan sangat banyak variasi suara yang dimiliki. Akan tetapi, burung predator cilik ini punya kebiasaan yang terbilang cukup unik yaitu membuat orang yang merawat dan memeliharanya merasa jengkel. Aktivitas yang membuat jengkel tersebut adalah melakukan salto.
Salto memiliki banyak dampak bagi burung. Selain mengurangi penampilan fisik dari burung gaya salto yang sering dilakukan ini akan membuat pemiliknya merasa stress. Terlebih lagi jika cendet ini rutin melakukan salto yang bisa dihitung dalam setiap menitnya. Oleh karena itu, tak heran jika banyak pemelihara cendet mengeluh dan ingin segera mengatasi kebiasaan buruk yang dimiliki oleh burung tersebut.

Mengatasi kebiasaan salto yang dialami oleh Cendet bukanlah hal yang mudah. terlebih lagi jika kebiasaan buruk yang dilakoninya tersebut menjadi kebiasaan cendet sehari-hari. Akan tetapi, cendet bisa dicegah untuk tidak terlalu sering melakukan salto jika dilakukan terapi dan pelatihan. Jika dilakukan secara rutin, maka berangsur-angsur kebiasaan salto ini akan hilang sendirinya. Salto yang sering dilakukan oleh burung pada umumnya memiliki beberapa faktor penyebabnya diantaranya adalah sangkar, faktor lingkungan, kondisi burung, dan masih banyak yang lain. Berikut sedikit alternatif yang bisa digunakan untuk mengurangi kebiasaan salto pada burung.

Memasangkan Full Kerodong
Menutupi sangkar dengan kerodong secara full akan meredam kebiasaan salto yang dilakukan oleh burung. Cendet yang memang memiliki kebiasaan buruk salto yang disebabkan oleh lingkungan, maka ia akan merasa tenang dan aman jika dimasukkan dalam sangkar yang tertutup. Sebagai bentuk upaya terapi, penggunaan full kerodong sebaiknya diterapkan setiap hari sehingga kerobong hanya dibuka ketika akan dibersihkan tau burung akan dimandikan.

Merubah Posisi Tenggeran
Tenggeran yang dipersiapkan di dalam sangkar burung sebenarnya bisa menggunakan 2-3 buah yang dipasang pada tempat yang sejajar tepat antara atas dan bawah. Dengan kondisi tenggeran yang demikian ini maka perilaku salto Cendet akan berkurang.

Meningkatkan Intensitaf Mandi
Melakukan mandi malam memang terkesan kurang efektif. Akan tetapi, terapi mandi mala mini rasanya sangat penting untuk dilakukan guna mengurangi kebiasaan salto yang dilakukan oleh burung.
Itulah sedikit tips yang bisa kami bagikan untuk Anda tentang mengatasi permasalahan pada burung, terutama pada kebiasaan yang dimilikinya yaitu salto.

Source : 

Cendet Salto, mengatasi cendet salto, cendet salto stres, cendet salto terus, rawatan cendet salto, cendet salto saat lomba, cendet salto macet bunyi, cendet salto dan galak, cendet salto omkicau, cendet salto parah,