Murai Batu

Perbedaan Motif Ekor Pada Murai Batu

Motif Ekor Murai Batu

Perbedaan Motif ekor murai batu memang menjadi salah satu cara untuk mengidentifikasi jenis dan daerah asal dari burung murai batu itu sendiri. Sebagai salah satu contoh motif ekor pada burung murai batu medan pasti berbeda dengan motif ekor pada burung murai yang berasal dari kalimantan. Dengan mengetahui motif ekor pada burung murai batu tentu saja hal ini sangat bermanfaat bagi anda untuk agar tidak “tertipu” oleh omongan pedagang jahil. Seperti yang anda ketahui harga jual burung murai batu juga di tentukan darimana asal burung tersebut.

Di indonesia sendiri cukup banyak jenis dari burung kicauan satu ini diantaranya burung murai batu black tail atau yang sering di sebut murai ekor hitam asal aceh / nias yang memiliki ciri ekor berwarna full hitam, ada juga burung murai batu dari kalimantan atau borneo yang memiliki motif ekor berupa beberapa pasang ekor berwarna putih polos di bagian bawah, kemudian ada juga motif ekor strip hitam berbentuk vertikal merata kanan kiri yang biasanya terdapat pada bulu warna putih di bagian ekor yang merupakan ciri burung murai bati daerah medan / sumatra, selanjutnya ada lagi murai batu lampung yang pada ekornya memiliki motof berwarna hitam pada ekor ke empat. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat gambar di bawah ini  Keterangan di bawah ini :

Motif Ekor Pada Murai Batu

Motif Ekor Pada Murai Batu

Motif Ekor Pada Murai Batu Indonesia

  1. Motif Ekor Murai Batu Kalimantan pada umumnya memiliki 4 pasang bulu berwarna putih polos dari ujung sampai pangkal.
  2. Motif Ekor Murai Nias biasanya memiliki ekor yang cenderung semua berwarna hitam. sedangkan murai balak 4 balak 6 maupun balak 8 biasanya merupakan hasil kawin silang antara murai nias dengan murai aceh / medan.
  3. Motif Ekor Murai Lampung pada umumnya burung murai lampung memiliki ekor putih yang ada warna hitamnya yang terlihat membelah ekor secara vertikal.
  4. Motif Ekor Murai Medan pada umumnya ekor burung murai medan memiliki motif seperti huruf U / V. untuk lebih jelasnya anda bisa melihat gambar di bawah ini :

selain melihat motoif pada ekor burung murai adan juga bisa mengamati ciri fisik dari burung tersebut misalnya saja burung murai batu kalimantan, biasanya burung ini akan mengembungkan badanya apabila bertemu dengan lawannya selain itu burung ini memiliki ekor yang bisa di katakan tidak terlalu panjang yakni berkisar antara 9 sampai 13 cm. Kemudian ada juga murai batu nias yang seperti yang sudah saya katakan di atas burung murai nias memiliki ciri kusus berupa ekor yang berwana full hitam akan tetapi kadang juga memiliki titik putih di ujung ekornya, panjang ekornya berkisar antara 9 sampai 22 cm, kemudian ada juga burung murai medan yang terkenal memiliki ekor yang paling panjang diantara burung murai asal indonesia, yakni berkisar 14 sampai 27 cm.

Sebenarnya masih ada beberapa burung murai lain yang tidak ada di indonesia sebut saja burung murai dari tahiland ataupun burung murai dari malaysia yang terkenal memiliki ekor yang lebih panjang dari burung murai medan. Mungkin lain kali akan saya bahas mengenai beberapa burung murai yang berasal dari luar negeri.

Source : 

pola ekor murai batu bordan, ekor murai bordan, ukuran ekor murai batu medan, ekor putih murai jambi, contoh ekor murai jambi, motif ekor murai lampung, ekor murai lampung betina, ekor murai lampung, perawatan ekor murai nyerit, ekor murai medan

3 Comments

3 Comments

  1. Wong solo

    Maret 3, 2017 at 1:12 pm

    Motif ekor bukan jamin boss ! Yang penting burung gacor dan fighter + ekor panjang hanya nilai plus

    • Tomo

      Maret 9, 2017 at 10:21 pm

      Setuju om, yang penting burung kerja ketika di gantang biasanya kalau burung yang udah prestasi tidak memandang KTP

  2. Pingback: 33 Gambar Burung Lucu untuk Para Kicau mania | Hobi Burung

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

To Top