Keuntungan dan Cara Penangkaran Murai batu

Menangkar burung murai batu bisa menjadi salah satu hobi yang bisa menghasilkan. Apalagi jika yang di budidayakan adalah burung murai batu medan yang terkenal memiliki ekor yang panjang dan body yang lebih besar. Selain memiliki tampilan fisik yang bagus burung murai medan juga memiliki harga yang bisa dikatakan cukup tinggi untuk burung bakalan saja murai medan di jual dengan harga paling murah sekitar rp 3.500.000 itupun masih burung bakalan yang belum mau makan voer dan memiliki resiko kematian yang cukup tinggi sedangkan untuk indukan murai harganya bisa di katakan cukup fantastis. Akan tetapi walapun demikian masih banyak orang yang mencari / ingin memelihara burung tersebut.

Mengingat stock burung murai batu medan yang kebanyakan merupakan hasil tangkapan hutan yang tentu saja semakin hari semakin berkurang di karenakan jumlah burung yang di tangkap dan juga jumlah burung yang di tetaskan tidak seimbang bisajadi beberapa tahun kemudian burung murai medan akan menjadi hanya legenda jika tidak di imbangi dengan penangkaran atau upaya untuk melestarikannya. Sebagai salah seorang yang menyukai burung murai medan saya pribadi ingin mengajak anda sekalian untuk mari menangkarkan burung murai batu ini.

Jika anda berinat menangkar burung murai batu maka ada beberapa hal yang perlu anda siapkan diantaranya adalah indukan, kandang ternak, tempat yang akan anda gunakan untuk ternak, kemudian perawatan ketika burung murai medan sudah bertelur dan menetaskan piyikan dan akan saya coba untuk menjelaskan satu persatu berdasarkan pengalaman dan juga masukan dari temen saya yang kebetulan juga seorang penangkar burung murai medan.

Hal yang pertama yang perlu anda persiapkan adalah indukan burung murai yang ingin anda tangkarkan / ternak, menangkar burung murai batu memang memerlukan indukan yang harus sudah cukup umur ada beberapa cara untuk memilih atau menyiapkan indukaknya. Yang pertama anda bisa membeli sepasang murai medan yang sudah produksi ingat yang sudah produksi (lebih dari 2 x bertelur dan menetaskan anakan) atau anda juga bisa menjodohkannya sendiri akan tetapi tentu akan membutuhkan waktu yang lebih lama jika di bandingkan dengan membeli indukan yang sudah jadi / produksi. Untuk indukan jantan saya lebih menyarankan menggunakan burung murai medan hasil tangakapn hutan sedangkan murai betinanya adalah hasil dari penangkaran yang biasanya lebih jinak dan tidak terlalu takut dengan manusia. Untuk harga indukan murai medan salah satu faktor yang cukup menentukan adalah panjang ekornya semakin panjang ekor yang dimiliki harga jualnya pun bisanya juga semakin tinggi.

Mempersiapkan Indukan Ternak

Biasanya untuk sepasang burung murai medan yang sudah produk di jual dengan harga berkisar Rp 9.000.000 sampai Rp 10.000.000 sedangkan untuk burung murai medan yang belum produk atau masih dalam penjodohan biasanya di jual dengan harga yang lebih murah yakni sekitar rp 7.000.000 sampai rp 9.000.000 tergantung dari kualitas indukannya bahkan saya pernah dengar dari teman ada cukup banyak indukan murai medan yang di jual dengan harga yang lebih tinggi bahkan bisa mencapai 20 jutaan perpasang.

Kandang Ternak Murai Batu

Kandang Ternak Murai Batu

Persiapan Pembuatan Kandang Ternak

Kemudian yang kedua untuk persiapan kandang ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan jika anda membeli burung murai medan sepasang yang sudah produk saya sarankan untuk meniru 100% kandang yang digunakan untuk ternak sebelumnya, sedangkan untuk murai medan yang anda jodohkan sendiri anda bisa membuat kandang sesuai keinginan anda tapi saya sarankan untuk membuat kandang dengan ukuran 1m x 1,5m, kemudian selain ukuran ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan juga diantaranya : wadah pakan dan minum, tempat sarang, tangkringan, dasaran (biasanya di beri pasir / tanah), dan juga yang terahir adalah pakan hariannya. Untuk penempatan kandang saya sarankan untuk memilih tempat yang yang jarang di lalui orang di karenakan burung murai ini cukup sensitif jadi apabila murai merasa terganggu atau terancam yang menjadi sasaran amukannya biasanya adalah anakannya sendiri atau terlurnya kalu tidak di jatuhkan bisanya akan di bantai di dalam sarang.

Anakan Murai Batu

Anakan Murai Batu

Perawatan Anakan Murai Batu

Kemudian yang terahir adalah perawatan anakanya, pada umumnya burung murai membbutuhkan waktu sekitar 25 hari untuk mengerami telurnya, anda bisa mengambil anakan murai setelah menetas dan kemudian bisa anda loloh sendiri, dan dalam melolohnya pun tidak bisa dilakukan secara sembarangan di karenakan pada saat masih kecil / piyik anakan burung murai ini akan sangat rentan. Piyik bisa mati jika terlalu kenyang atau bisa mati jika terlalu lapar dan biasanya para penangkar membri pakan / ngloloh setiap satu jam sekali.

Untuk harga anakanya biasanya burung murai medan yang produktif bisa menghasilkan 3 / 4 anakan dengan harga jual sekitar Rp 1.500.00 sampai Rp 2.500.000 untuk anakan yang sudah bisa mulai makan sendiri bahkan harganya bisa lebih dari itu kembali lagi tergantung dari indukannya bahkan bisa mencapai rp 5.000.000 untuk anakan. Hanya dengan beberapa kali bertelur tentu anda sudah bisa balik modal ya itu gambaran kasarnya. Tentu saja dalam penangkaran burung murai batu akan ada banyak halangan dan rintangan dan bisa anda jadikan guru untuk kedepannya. Salah satu halangan / rintangannya adalah burung murai tidak mau mengerami / bahkan membuang telur dari sangkar itu adalah salah satu tantangan tersendiri, selain itu indukan burung murai juga bisa “puasa” bertelur ketika salah satu atau kedua indukan tersebut dalam posisi ganti bulu dan bisanya itu memakan waktu hingga 3 bulan sampai kondisi burung kembali normal.

 

sumber gambar & referensi :

https://plus.google.com/111508299231702384365

https://kicauan.files.wordpress.com/2015/03/fia-kandang-lebih-rapi-dan-bersih.jpg

Source : 

Ternak Murai, ternak murai kandang kecil, ternak murai kandang gantung, ternak murai poligami, ternak murai medan, ternak murai sangkar gantung, ternak murai batu, ternak murai tanpa kroto, ternak murai kandang minimalis